logo
spanduk spanduk
Rincian Blog
Created with Pixso. Rumah Created with Pixso. Blog Created with Pixso.

Lapisan Poliuretan Meningkatkan Efisiensi Sabuk Konveyor

Lapisan Poliuretan Meningkatkan Efisiensi Sabuk Konveyor

2026-01-26

Selip ban berjalan tetap menjadi tantangan yang terus-menerus dalam operasi penanganan material, yang menyebabkan seringnya waktu henti, penurunan produktivitas, dan peningkatan biaya perawatan. Solusi pelapisan dan pelapisan poliuretan menawarkan pendekatan yang efektif untuk merevitalisasi sistem konveyor dan memastikan operasi yang stabil dan efisien.

Memahami Lagging Pulley Konveyor

Lagging pulley konveyor melibatkan penerapan lapisan bahan elastis—biasanya poliuretan atau karet berkinerja tinggi—ke permukaan kontak pulley konveyor. Proses ini memiliki dua tujuan utama: meningkatkan koefisien gesekan antara pulley dan ban berjalan untuk meningkatkan traksi dan mengurangi selip, sekaligus meminimalkan keausan pada kedua komponen untuk memperpanjang umur peralatan.

Keuntungan dari Lagging Poliuretan

Poliuretan telah muncul sebagai bahan pilihan untuk lagging pulley konveyor karena karakteristik kinerjanya yang unggul dibandingkan dengan karet tradisional:

  • Ketahanan Aus yang Luar Biasa: Poliuretan menunjukkan ketahanan aus yang melebihi karet standar dengan faktor 10 hingga 100, mempertahankan kinerja bahkan dalam kondisi pengoperasian yang berat.
  • Sifat Gesekan yang Ditingkatkan: Koefisien gesekan bahan yang lebih tinggi memberikan traksi yang lebih besar, secara efektif mencegah selip ban berjalan dan meningkatkan efisiensi pengangkutan.
  • Ketahanan Kimia: Poliuretan tahan terhadap paparan berbagai bahan kimia, termasuk asam, alkali, dan minyak, sehingga cocok untuk berbagai lingkungan industri.
  • Kemampuan Kustomisasi: Formulasi bahan dapat disesuaikan untuk persyaratan khusus mengenai kekerasan, elastisitas, dan ketahanan suhu.
Pilihan Solusi Lagging
Lagging Vulkanisir Panas

Proses ini mengikat poliuretan ke permukaan pulley di bawah suhu dan tekanan tinggi, menciptakan permukaan yang tahan lama dan terintegrasi. Vulkanisasi panas memberikan kekuatan adhesi dan ketahanan aus yang luar biasa, menjadikannya ideal untuk aplikasi tugas berat, kecepatan tinggi, dan keausan tinggi.

Lagging Terikat Dingin

Menggunakan perekat khusus untuk menempelkan lembaran poliuretan ke permukaan pulley, ikatan dingin menawarkan proses pemasangan yang lebih sederhana yang tidak memerlukan pembongkaran pulley. Metode ini cocok untuk aplikasi tugas ringan di mana aksesibilitas perawatan diprioritaskan.

Pola Permukaan Khusus

Berbagai tekstur permukaan meningkatkan kinerja untuk aplikasi tertentu:

  • Puncak Kasar Spiral-Wrapped (SWRT): Menampilkan strip karet SBR dua lapis yang dililit secara spiral dan diamankan dengan perekat dan paku keling untuk meningkatkan traksi dalam kondisi basah atau berlumpur.
  • Pola Berlian: Mendistribusikan tekanan secara merata sambil meningkatkan ketahanan aus dan drainase air.
  • Pola Herringbone: Menyediakan sifat pembersihan sendiri untuk mempertahankan koefisien gesekan yang konsisten di lingkungan yang rentan terhadap kontaminan.
Lagging Keramik untuk Kondisi Ekstrem

Dalam lingkungan yang sangat menuntut—seperti aplikasi basah, berlumpur, atau beban berat—lagging keramik menghadirkan alternatif yang efektif. Metode ini menanamkan ubin keramik bertekstur di dalam matriks karet, menggabungkan kekerasan dan sifat gesekan keramik dengan fleksibilitas karet.

Solusi Lagging Pulley Sayap

Pendekatan lagging khusus mengatasi tantangan keausan pada pulley sayap, yang memandu aliran material dalam sistem konveyor:

  • Sayap Poliuretan Slip-On: Selongsong poliuretan kekerasan 90A melindungi permukaan sayap dari keausan.
  • Sayap Berpenyangga Baja Las: Poliuretan kekerasan 70A dengan penyangga baja memberikan ketahanan benturan melalui pemasangan yang dilas.
Pertimbangan Seleksi

Pemilihan lagging yang tepat memerlukan evaluasi dari berbagai faktor:

  • Rentang suhu pengoperasian dan kondisi lingkungan
  • Persyaratan paparan bahan kimia
  • Kebutuhan kepatuhan food-grade
  • Persyaratan ketahanan aus dan kekerasan
  • Aksesibilitas perawatan dan frekuensi penggantian
  • Kompatibilitas bahan ban berjalan
  • Karakteristik pelepasan material

Solusi lagging ini menemukan aplikasi di berbagai industri termasuk pertambangan, produksi semen, pembangkit listrik, operasi pelabuhan, pengolahan makanan, dan pusat logistik. Teknologi terus berkembang dengan bahan dan metode pemasangan baru yang memenuhi tuntutan sistem penanganan material modern yang terus meningkat.